1. Mengapa saya tidak bisa menggunakan token saya meskipun saldo saya cukup?
Silakan periksa dua poin berikut:- Batas kuota token: Token mungkin memiliki batas kuota yang ditetapkan, yang perlu dihapus sebelum dapat terus digunakan.
- Saldo akun: Saldo akun dan kuota token bersifat independen; token perlu diatur ke kuota tak terbatas agar berfungsi dengan benar.
2. Mengapa Key saya tidak berfungsi? Mengapa tidak ada respons saat memanggil API?
Alasan yang paling umum adalah pengaturan Base URL yang salah.Solusi:
- Ubah Base URL menjadi:
https://api.cometapi.com.
3. Apa batas permintaan antarmuka? Apakah menggunakan beberapa Key sekaligus meningkatkan concurrency?
- Key individual tidak memiliki batasan RPM/TPM:
- Kapasitas concurrency teoretis:
- TPM hingga 50 juta.
- RPM hingga 30.000.
- Load balancing node global: Menjamin pemanggilan yang optimal dan latensi minimal.
- Kapasitas concurrency teoretis:
- Batas atas concurrency untuk beberapa Key: Sama seperti satu Key, tidak terakumulasi.
- Tidak ada batasan grup: Tidak ada batasan pengelompokan node VIP, panggilan concurrent dalam jumlah besar dipersilakan !
4. Apakah ada batas concurrency atau RPM/TPM untuk satu Key?
Tidak ada batasan sama sekali, cometapi mendukung concurrency yang sangat besar tanpa batas atas apa pun.5. Bagaimana cara mengisi parameter saat membuat token baru?
- Masukkan nama token.
- Klik tombol “Set to unlimited quota”.
- Pilih opsi yang sesuai di token grouping; setiap grup mendukung panggilan tingkat lingkungan production.
6. Mengapa pemanggilan API mengembalikan “invalid token”?
Alasan yang paling umum adalah Base URL belum diubah.- Menggunakan Base URL resmi OpenAI bawaan akan menyebabkan masalah ini.
- Solusi: Ubah Base URL menjadi
https://api.cometapi.com/v1.
7. Bagaimana cara menganalisis gambar?
- Ubah gambar lokal ke format base64.
- Panggil API untuk analisis.
- Untuk metode operasi yang spesifik, lihat dokumentasi API.