Penanganan error CometAPI paling mudah dilakukan ketika Anda memisahkan masalah bentuk request, masalah auth, kesalahan path, dan kegagalan platform yang bisa di-retry. Gunakan kombinasi status HTTP,Documentation Index
Fetch the complete documentation index at: https://apidoc.cometapi.com/llms.txt
Use this file to discover all available pages before exploring further.
error.code, dan error.message untuk memutuskan apakah request perlu diperbaiki atau di-retry.
Triage cepat
| Status | Apa yang biasanya berarti | Retry? | Tindakan pertama |
|---|---|---|---|
400 | Validasi request gagal sebelum request diproses secara normal. | Tidak | Validasi model, messages, bentuk JSON, dan tipe field. |
401 | API key tidak ada, malformed, atau tidak valid. | Tidak | Periksa Authorization: Bearer <COMETAPI_KEY>. |
403 | Akses diblokir atau request saat ini tidak diizinkan. | Biasanya tidak | Retry dengan request known-good dan hapus field khusus model terlebih dahulu. |
| Path mistake | Base URL salah atau path endpoint salah. Di Comet hal ini bisa muncul sebagai redirect 301 atau HTML, bukan JSON 404 yang bersih. | Tidak | Gunakan https://api.cometapi.com/v1 secara persis dan nonaktifkan auto-follow redirects saat debugging. |
429 | Rate limiting atau saturasi sementara. | Ya | Gunakan exponential backoff dengan jitter. |
500 with error.code: invalid_request | Request yang malformed muncul melalui respons status server. | Tidak | Perbaiki body request sebelum retry. |
500, 503, 504, 524 | Kegagalan platform, provider, atau kelas timeout. | Ya | Retry dengan backoff dan simpan request id. |
Error envelope
Banyak kegagalan CometAPI menggunakan body error seperti ini:code kosong. Ketika statusnya 500, perlakukan error.code dan error.message sebagai sinyal penentu.
400 Bad Request
400 biasanya berarti body request gagal divalidasi sebelum request dapat diproses secara normal.
Penyebab umum:
- Field wajib seperti
modeltidak ada - Bentuk JSON tidak valid
- Mengirim field dengan tipe yang salah
- Menggunakan ulang parameter khusus provider yang tidak diterima endpoint yang dipilih
your-model-id dengan model ID saat ini apa pun dari halaman Models CometAPI.
Jangan berasumsi bahwa setiap chat request yang malformed akan mengembalikan 400. Field chat wajib yang tidak ada seperti messages juga dapat muncul sebagai 500 dengan error.code: invalid_request.
500 Internal Server Error
Sebagian besar respons 500 menunjukkan kegagalan platform atau provider. Untuk Chat Completions, beberapa request yang malformed juga dapat muncul sebagai 500 sambil tetap membawa error.code: invalid_request.
Salah satu contohnya adalah request yang menghilangkan messages:
500 memiliki error.code: invalid_request, perlakukan itu sebagai masalah request:
- Perbaiki body request.
- Bandingkan payload dengan schema endpoint.
- Retry hanya setelah payload diperbaiki.
500 tidak mengarah ke request yang tidak valid, simpan request id dan gunakan backoff.
401 Token Tidak Valid
Kegagalan token biasanya terlihat seperti ini:
- Header harus persis
Authorization: Bearer <COMETAPI_KEY>. - Pastikan aplikasi Anda tidak memuat key lama dari
.env, riwayat shell, atau secret store yang sudah di-deploy. - Jika satu key gagal dan key lain berhasil pada request yang sama, anggap ini sebagai masalah token, bukan masalah endpoint.
403 Forbidden
403 paling sering merupakan salah satu dari situasi berikut:
- Request diblokir oleh aturan sisi platform seperti pemfilteran WAF
- Token atau route tidak diizinkan menggunakan model atau bentuk request yang diminta
- Model yang dipilih menolak salah satu parameter lanjutan yang Anda kirim
- Coba lagi dengan request teks yang sangat sederhana terhadap model yang diketahui berfungsi baik.
- Hapus field lanjutan dan parameter khusus provider, lalu tambahkan kembali secara bertahap.
- Jika respons menyertakan request id, simpan itu sebelum menghubungi dukungan.
Base URL salah atau path salah
Di Comet, kesalahan path dapat muncul sebagai:- Redirect
- Respons HTML non-JSON jika klien Anda mengikuti redirect
- Error parsing di dalam SDK Anda
- Request yang tidak pernah mencapai layer API dengan benar
- Pastikan base URL menyertakan
/v1. - Pastikan path endpoint sama persis dengan dokumentasi.
- Nonaktifkan mengikuti redirect otomatis saat men-debug masalah path.
413 Request Entity Too Large
Jika Anda melihat 413, anggap dulu ini sebagai masalah ukuran request. Penyebab umum meliputi:
- Payload base64 yang besar
- Gambar atau audio berukuran terlalu besar yang disematkan secara inline
- Body multipart atau JSON yang sangat besar
- Kurangi atau kompres konten yang dilampirkan.
- Bagi job besar menjadi request-request yang lebih kecil.
- Jangan berasumsi bahwa panjang teks biasa adalah satu-satunya penyebab.
429 Too Many Requests
Anggap 429 sebagai bisa dicoba ulang:
- Gunakan exponential backoff dengan jitter.
- Kurangi konkurensi burst.
- Tetap aktifkan logging request agar Anda bisa melihat route dan model mana yang lebih dulu mencapai saturasi.
503, 504, dan 524
Status-status ini adalah kegagalan sisi server atau kelas timeout.
Panduan praktis:
503: route atau layanan provider sementara tidak tersedia504dan524: kegagalan kelas timeout antara platform, edge, atau layanan provider
- Coba lagi dengan backoff.
- Simpan
request id, endpoint, model, dan timestamp. - Jika kegagalan yang sama berulang di beberapa retry, hubungi dukungan dengan konteks tersebut.
Sebelum Anda menghubungi dukungan
Kumpulkan detail berikut terlebih dahulu:- Metode HTTP
- Path endpoint
- Model ID
- JSON body request yang telah disanitasi (ini adalah item tunggal yang paling berguna untuk sebagian besar panggilan API)
- Parameter query jika request yang gagal menggunakannya
- Body response yang persis jika client Anda menangkapnya
- Status HTTP lengkap
error.messageyang persisrequest idapa pun- Perkiraan timestamp
- Apakah request yang sama berfungsi dengan model lain atau token lain
- Nama field dan nilai teks yang Anda kirim bersama file
- Nama file, tipe file, dan perkiraan ukuran file
- Apakah file diunggah secara langsung, dirujuk melalui URL, atau disematkan sebagai base64